Heart Chat Bubble

Sabtu, 15 September 2012

innocence~786~demo~tragedi~islam


Huh sebenernya si gue ude kelewat malas untuk nulis tentang demo yang terjadi dikalangan umat muslim dunia terkait  film innocence of muslims buatan amerika atopun film 786 buatan Holland yang berisi lawakan mengenai nabi Muhammad SAW. Karna buat gue ini adalh suatu tanggapan kritis yang cukup sensitif untuk di publish, dan cukup berat juga untuk dikritisi.

Tapi beredarnya film-film ini ude menuai banyak protes dari umat islam diberbagai Negara. Dan gue mau ikut ambil bagian memprotes film ini dengan cara gue, yaitu nulis. Karna yang terjadi saat ini, beberapa aksi protes yang dilakukan oleh para demosntran muslim di berbagai Negara dibarengi selalu dengan tindakan anarkisme. Menurut gue wajar si aksi protes yang dilakukan para demonstran muslim itu, karna film tersebut memang berisikan penghinaan dan penggambaran yang tidak sesuai dengan apa yang telah diyakini umat islam bertahun-tahun tentang nabi mereka”Muhammad SAW” . Umat islam dunia tentu tidak terima nabi yang di hormati dan di sayanginya di representasikan ke dalam film yang terkesan melecehkan. karna di kedua film tersebut nabi digambarkan sebagai seorang lelaki hidung belang, penipu dan benci pada agama lain.

Memang film ini berisikan pelecehan terhadap umat islam secara langsung dan telah menjadi sebuah doktrin baru tentang seperti apa islam itu. Sehingga wajar aksi protes mengecam dan memboikot peredaran film tersebut dilakukan secara serentak bersamaan di berbagai Negara yang mayoritas penduduknya muslim, karna yah film tu sudah sangat menyinggung umat islam di seluruh dunia.

Hmm, tapi gabisa dipungkiri juga bahwa kedua Negara yaitu amerika dan holland yang memproduksi film  tersebut merupakan penganut liberalism, walopun film tersebut diproduksi oleh kelompk tertentu dan katanya "tidak disponsori" oleh negera( yah sebut aja kek gt), tapi tetep aj film ini lahir, diproduksi dan dibuat oleh sekelompok orangyang bermukim di negara tersebut. Sehingga segala macam ide dan gagasan si pembuat film dilindungi karna merupakan bagian dari kebebasan ekspresi meraka "orang-orang di negara tsb.(si-para pengkreatif film penuh sensasi ini) .tapi yah harus juga dipahami disini adalah,  film ini hadir ditengah polemik dunia akan ketertakutan terhadap terorisme yang identik dengan umat islam. Hadirnya film ini tentu menjadi doktrin baru terhadap masyarakt dunia, tentang apa dan bagaimana ajaran islam itu. Dan kehadiran film ini sudah semakin menyulut api permusuhan atara kubu islam dan barat. apalagi  film ini sudah dapat dengan mudah diunduh oleh warga dunia. karna  peredarannya yang semakin pesat maka uda tentu, semakin cepat juga menyulut api kemarahan umat islam dunia. Dan aksi protes pun...' tidak terelakkan lagi.

satu hal yang sempat gue sayangkan di sini adalah aksi protes yang bermunculan dibeberapa negara islam di timur tengah barengi dengan tindakan anarkistis. Seperti aksi protes di libya yang mengakibatkan tewasnya duta besar J Christopher stevens dan aksi protes pengunjuk rasa di mesir yang menyerang gedung kedutaan besar AS dikairo untuk menurunkan bendera amerika serikat. tindakan tersbut tentu semakin menyulut api permusuhan berjutaa-juta orang terhadap keberpihakan dan pandangannya mengenai film dan  dampak dari flm itu. intinya adalah "ketersinggungan"

satu kenyataan yang harus diterima adalah islam fobia merebak di berbagai belahan dunia, kehidupan warga muslim di dunia terus berdinamika mengalami keterasingan dan keterpurukan dan terdeskirminasikan. Kebijakan politik luar negeri saat ini pun terkesan semakin memojokkan islam . sehingga Negara-negara yang bersebrangan dengan kepentingan Negara adidaya terinvasi dan terprovokasi. Gue tidak akan mempertegas siapa yang berhak bertanggung jawab, dan siapa yang bersalah terhadap hal ini dari perspektif gue,  Karna yah lagi-lagi ini merupakan bahasan yang sangat sensitif.
Dan kebtulan ilmu gue juga masih blon sampe untuk membahas tentang pembenaran dari kejadian ini. gue masih blon punya dasar keilmuan yang jelas, masuk akal, dan dapat di terima terkait hal tersbut. Tapi setidaknya ada satu bentuk kesadaran yang gue dapat ketika melihat dampak dari munculnya film innocence of muslim dan 786. Yaitu gue “pribadi”ngerasa lebih sadar dan mengerti kalo
-         gue hanya bagian dari ketidakmengertian dan kepura-puraan.
-         Gue hanya bagian dari kesemrawutan peradaban manusia era modern.
-         gue menjadi bagian dari revolusi manusia yang haus akan kekuasaaan, dan
-       Gue hanya bagian dari permusuhan global yang tidak mengupayakan terciptanya kondisi damai.

Namun gue akan terus menjadi bagian dari Umat Islam di dunia yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kebaikan islami. Jadi gue berharap agar islam yah tetaplah menjadi islam, dan urusan benar baik, tidak, nyata salah dan bagaimananya biarlah menjadi urusan setiap pribadi individu terhadap Tuhan_Nya dan ajaran yang diyakininya. bersikaplah harmonis dengan tidak saling menyinggung dan melecehkan satu sama lain.

maaf kalo tulisan gue kali ini tidak sampai pada satu titik temu. karna gue pribadi masih blum menemukan menemukan makna dari sebuah pembenaran

best regards
hanifah